Skip to main content

Hasil Kamera Depan Zenfone 4 Selfie Pro



Sudah lihat hasil foto Zenfone 4 Selfie? Nah, barangkali kamu pengin merasakan pengalaman selfie yang lebih canggih, sini, kuceritain tentang Zenfone 4 Selfie Pro. Ini semacam seri profesionalnya gitu, tentu dengan kamera depan yang lebih greget.

Nggak seperti Zenfone 4 Selfie, seri dengan kata Pro di belakangnya ini, aku nggak pegang unitnya. Jadi, aku nggak bisa ngasih kalian review kayak Zenfone 4 Selfie itu. Tapi aku bisa ngasih lihat hasil kamera depannya. Karena sumpah, hasil fotonya kece parah!


**

ASUS ZenFone 4 Selfie Pro memungkinkan penggunanya mengambil foto pribadi dengan sempurna, sekaligus memberikan definisi baru apa yang bisa dilakukan saat mengambil foto selfie. ASUS menawarkan pengalaman yang luar biasa dengan dual front facing camera yang memungkinkan lebih banyak orang masuk ke dalam frame, lebih banyak pemandangan bisa ditangkap, dan memanfaatkan efek beautification dengan sensitivitas cahaya hingga 2x lebih baik. Pengguna bahkan bisa mereka video selfie hingga resolusi 4K lewat kamera depan yang disertai teknologi Electronic Image Stabilization (EIS).

ASUS Zenfone 4 Selfie Pro, punya 3 kamera. Dua kamera depan, dan satu kamera belakang. 

Kamera depan yang satu, main camera beresolusi 24MP DuoPixel, dengan sensor Sony Exmor RS IMX362 / 1.4μm pixel, Aperture: f/1.8, dan focal length / field of view: 25mm/83°.

Kamera depan satunya lagi, wide-angle camera beresolusi 5MP, dengan kelebaran 120degree!

Ini hasil kedua kamera depan itu:

Main camera 24MP


Main camera 24MP, malam hari




Wide-angle camera 120-degree


Wide-angle camera 120-degree, malam hari


Wide-angle camera 120-degree untuk wefie


Potrait mode


**

Hasil wide-angle camera nya aku suka banget sih, beneran lebar dan kalau dipakai wefie, muat banyak! Perhatiin deh itu foto ber-4 tapi kanan kirinya masih ada space kosong. Buat berlima atau bahkan enam orang mah muat banget.

Dan tangkapan low light-nya, buat aku sih gilaaaa! Foto yang malam itu beneran gelap lho, itu jam 9 malam kalau nggak salah, dan dia bisa sebening dan sekinclong itu. Minim noise.

Gilanya lagi, kamera depannya bisa menghasilkan video hingga resolusi 4K! Sinting. Dan sudah dibekali Electronic Image Stabilization (EIS), jadi kayak built-in stabilizer gitu. Video bakal minim goyang-goyang, cocok buat ngevlog.
Kekurangannya, masih sama kayak Zenfone 4 Selfie, ya. Potrait mode-nya masih harus dibenerin lagi sama ASUS, karena bokehnya kelihatan palsu dan kasar. 

**

Kemaren waktu aku pamer hasil foto-foto ini di sosmed, ada komen miring. Katanya bodoh banget beli smartphone cuma karena kameranya, kalau mau foto bagus mah beli kamera profesional aja sekalian. Mirrorless atau DSLR, gitu. Ya semacam itulah aku males kopasnya. Aduh.. Kujawab di sini boleh, ya?

Satu, ini 2017 kali mas. Kamera Smartphone sebagai alat komunikasi yaiya SEMUA smartphone pastilah bisa. Bahkan hape 150ribuan yang masih monophonic itu bisa kok buat telfon sama sms doang mah. Masnya beli itu aja gih, biar tidak bodoh. Dua, kamera hape udah jadi kebutuhan primer banyak orang, nggak boleh? Tiga, aku udah punya kamera profesional, mahal pula. Kalau aku pengin juga punya smartphone yang punya kemampuan fotografi, situ sirik?

Iya bodo amat jawabannya ketus, aku sebel. Jaman dimana posting instastory lebih sering daripada kentut, semua orang cakep-dikit-posting, kok ya masih ada yang meremehkan keberadaan kamera di hape. Situ nggak suka foto-foto pakai hape ya urusan ngana, tapi jutaan orang, hari ini, menggunakan kamera hapenya untuk banyak hal. Biarin aja kenapa. Nggak ngerugiin, kan?

**

Zenfone 4 Selfie ini sudah bisa kamu beli di ASUS Official Store di Lazada.



Comments

Popular posts from this blog

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3

Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi? Seri yang aku bahas kali ini adalah ZE552KL . Ini nih, 7 alasan kenapa aku jatuh hati sama ASUS Zenfone 3: 1. Kaca Belakang yang Berkilau Bukan, bukan kaca belakang buat atret, lukata angkot. Jadi, case bagian belakang ASUS Zenfone 3 ini terbuat dari crystal glass . Dan kalau kena cahaya, asli, dia berkilau! Beberapa orang nggak suka sama hal ini karena bikin cepat kotor. Karena sidik jari apalagi saat tangan berkeringat, pasti nempel dan meninggalkan kesan dekil. Tapi aku mah suka banget. Karena kalau lagi selfie siang bo...

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan

Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay , jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame , adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih? Kayak gini nih: Akrab dong ya dengan gaya flatlay semacam ini? Itulah yang kumaksud, dan itulah yang aku sebut keluar-keluar berantakan. Semoga tidak ada flatlay master yang membaca ini dan menceburkanku ke selokan terdekat. Amin. Sekarang, aku mau kasih tips membuat foto flatlay keluar-keluar berantakan. Cekidotcus! 1. Ukuran Tas vs Ukuran Benda Flatlay gaya ini biasanya menggunakan tas atau pouch, sebagai pemanis objek utama dalam foto. Nah, hal penting yang harus diperhatikan, adalah ukuran mereka sebagai pasangan objek. Tas dan benda yang ke...

Review: Parasol Face Sunscreen Cream, Cinta Matiku!

Kalau ngomongin sunblock (sunblock sama sunscreen apa bedanya sih?), udahlah, nggak ada yang bisa mengalahkan Parasol di hatiku. Baik yang ungu maupun yang oren, yang mana aku nggak tau bedanya apa hahahaha dua-duanya favorit, cinta matiku. Bagi seorang Pungky, pantang panas-panasan sebelum oles Parasol! Pertama kali tau waktu di Phuket, Ifa yang bawa. Dia bilang, itu sunblock beli di apotik, enak dipakenya. Yaudah aku cobain, eh ternyata beneran, mandi matahari di laut selama 3 hari itu, kulitku baik-baik aja. Biasanya kan ngelopek-ngelopek, perih, dan jadi putih-putih kayak panu gitu. Ini enggak, biasa aja kayak nggak abis panas-panasan. Parasol, di kulitku, beneran top markotop endos jelantos sip markisip. Bentuknya cream padat, tapi gampang banget ratanya. Kayak yang sekali oles langsung ngeblend gitu, nggak bikin putih-putih atau apa. Cepet meresap dan gak lengket sedikitpun. Teksturnya lembut, jadi di kulit nyaman dan enak. Dia ada dua jenis, satu yang kemasan ungu, satu lagi ore...