Manusia bersayap itu berjalan dengan anggun, gagah namun megah. Paduan warna putih dan emas yang membungkus tubuhnya, serta tongkat di tangannya, membuat dia terlihat memesona tersorot lampu karnaval. Agustinus Arwan namanya, salah satu peserta defile burung blekok dalam Semarang Night Carnival 2017. Kostum seberat 8 kilogram nggak membuat dia kehilangan semangat untuk berjalan kaki sejauh 1,3 kilometer malam itu. “Saya bangga. Saya nunggu kesempatan ini sejak tahun lalu dan baru kesampaian sekarang. Ini kostum saya buat sendiri, saya desain sendiri. Jadi saya bangga dan senang memakainya” Arwan, penuh semangat, bercerita kepadaku. Mahasiswa semester 6 UNNES ini mengaku mengadopsi kisah Icaruz dan Daedalus dalam Mitologi Yunani, saat membuat kostumnya. Icaruz dan Daedalus adalah manusia bersayap yang dipenjara dalam labirin oleh Raja Minos, lalu berhasil melepaskan diri dengan sayap yang dikumpulkan dari bulu-bulu burung. Tapi Icaruz terbang terlalu tinggi, sayapnya yang direkat dengan...