Skip to main content

Jiwa Muda Toyota New Agya


Sebagai mamah muda yang menolak tua (halah), pertama liat Toyota New Agya, aku langsung melirik lenjeh gitu. Stylish banget masa. Ibarat anak muda jaman sekarang, dia ini semacam dek Awkarin. Biarpun bandel, tapi secara tampilan enak dilihat dari segala sudut.

Kalau kamu ngajak kencan gebetan bawa mobil ini, aksi "Yah dompet aku ketinggalan, kamu bayarin dulu ya", padahal emang lagi gak punya duit, akan terdengar meyakinkan karena mobil yang kamu bawa memperlihatkan kalau kamu bukan anak muda kere hore banyak alesan. Sip ntap?

Eh mau kemana? Duduk dulu lah sini, kuceritain ya!
 

Toyota New Agya emang diposisikan lebih untuk generasi muda atau yang berjiwa muda. Tuh. Penggunaan engine 1.000cc VVT-i nggak hanya membuat mobil ini lebih irit bahan bakar, tapi juga lebih bertenaga dengan power max 67 PS, meningkat dibandingkan engine sebelumnya yang punya power 65,3 PS. 
Begitu juga dengan New Agya dengan engine 1.200cc dual VVT-i dengan power 88 PS, bakal bikin entry hatchback ini lebih bertenaga dan semakin lincah. Kayak siapa lincah? Enggak, enggak usah dijawab. Aku mah anaknya sadar diri kok 😚😚

Terus ya, penggunaan mesin 3 NR bikin si New Agya ini punya suara yang halus dan minim getaran. New Agya 1.000cc dan 1.200cc hadir dengan dua pilihan transmisi, yaitu manual (MT) 5 speed yang responsif, dan otomatis (AT) 4 speed yang memberikan kenyamanan saat berkendara.

Dari segi eksterior, ugh makin stylish dan agile. Lampu projector headlamp with LED light guide serta desain radiator grille berbentuk trapezoid kasih kesan modern. Kayak siapa stylish dan modern? Kayak siapaaaaaa?
*mamah muda haus pengakuan*


Trus trus, desain grille mesin makin mempertegas aura dinamis dan modern pada New Agya. Sedangkan desain “reverse L-shape” pada lampu bagian belakang mampu memberikan kesan mewah. Penggunaan velg 14 inch dual tone alloy dengan proses machining, dan TRD desain yang baru menjadikan tampilan New Agya makin sporty dan stylish. Udah cukup mengini? Bentar.. Belom selesai.


Interior New Agya juga mengalami perubahan yang signfikan dengan adanya kombinasi warna hitam dan darker silver paint yang kasih kesan elegan dan lapang dengan Fabric Door Trim. Trus ada juga fitur baru lain yang namanya New Semi Bucket, yang bikin bangku lebih tebal dan makin nyaman baik untuk pengemudi maupun penumpang depan. Tapi tetep buat duduk ya sist, bukan buat salto apalagi enjot-enjotan.

Dan untuk menambah kadar gaul serta ke-anakmuda-an, New Agya dilengkapi Steering Switch dan 2 DIN Audio with Bluetooth yang dapat digunakan untuk phone connectivity. Tuh gaes, kurang apa coba?

Tapi biarpun anak muda banget, keamanan mah tetep penting surenting ya kan ya dong? Enggak keren ah anak muda yang menomorsatukan gaya tapi mengabaikan keselamatan. Kasian gebetan!

Makanya,  New Agya punya tambahan 4 fitur keamanan yang baru yaitu Immobilizer, 3 poin seat belt untuk semua penumpang, sistem pengereman ABS (khusus 1.2 TRD) dan sensor belakang (G & TRD Grade). Tau gak sih, New Agya sekarang jadi mobil teraman di kelasnya? Ntap ya!

Kabar baiknya, Toyota New Agya ini sudah di-launching sama Nasmoco Purwokerto! Jadi sudah tersedia untuk area Banyumas dan sekitarnya. Yeay! Kata om Raymond A, SE MM, Branch Manager Nasmoco Purwokerto, “Diharapkan dengan kehadiran New Agya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, terhadap produk entry hatchback Toyota sebagai kendaraan yang tidak kalah stylish dan modern dibandingkan segmen di atasnya. Ini juga bagian implementasi semangat Let’s Go Beyond Toyota di tahun 2017 ini”.

Kabar baiknya lagi, bertepatan dengan HUT ke-56 Nasmoco Group di bulan April ini, Nasmoco menggelar program spesial 56 Tahun Nasmoco Berbagi Hadiah. Jadi, setiap pembelian mobil Toyota tipe apapun (kecuali plat merah) termasuk Agya, bisa memenangkan Grand Prize Sienta dan Calya, serta 5 Yamaha N-Max, 6 Iphone7, 56 sepeda MTB, 56 TV LED 50 inch, dan 56 Samsung Galaxy S7. WOWOWOW!

 
Purwokerto, 17 April abis colek-colek New Agya siapa tau jadi punya, 2017
 
Kita banget yakan berjiwa muda. Kitaaaaa?

***

Foto-foto dijepret oleh: Mas Acarakita yang baik hatinya dan om TDK yang mantap suratnya. NTAP!

Comments

Popular posts from this blog

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan

Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay , jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame , adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih? Kayak gini nih: Akrab dong ya dengan gaya flatlay semacam ini? Itulah yang kumaksud, dan itulah yang aku sebut keluar-keluar berantakan. Semoga tidak ada flatlay master yang membaca ini dan menceburkanku ke selokan terdekat. Amin. Sekarang, aku mau kasih tips membuat foto flatlay keluar-keluar berantakan. Cekidotcus! 1. Ukuran Tas vs Ukuran Benda Flatlay gaya ini biasanya menggunakan tas atau pouch, sebagai pemanis objek utama dalam foto. Nah, hal penting yang harus diperhatikan, adalah ukuran mereka sebagai pasangan objek. Tas dan benda yang ke...

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3

Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi? Seri yang aku bahas kali ini adalah ZE552KL . Ini nih, 7 alasan kenapa aku jatuh hati sama ASUS Zenfone 3: 1. Kaca Belakang yang Berkilau Bukan, bukan kaca belakang buat atret, lukata angkot. Jadi, case bagian belakang ASUS Zenfone 3 ini terbuat dari crystal glass . Dan kalau kena cahaya, asli, dia berkilau! Beberapa orang nggak suka sama hal ini karena bikin cepat kotor. Karena sidik jari apalagi saat tangan berkeringat, pasti nempel dan meninggalkan kesan dekil. Tapi aku mah suka banget. Karena kalau lagi selfie siang bo...

Review: Parasol Face Sunscreen Cream, Cinta Matiku!

Kalau ngomongin sunblock (sunblock sama sunscreen apa bedanya sih?), udahlah, nggak ada yang bisa mengalahkan Parasol di hatiku. Baik yang ungu maupun yang oren, yang mana aku nggak tau bedanya apa hahahaha dua-duanya favorit, cinta matiku. Bagi seorang Pungky, pantang panas-panasan sebelum oles Parasol! Pertama kali tau waktu di Phuket, Ifa yang bawa. Dia bilang, itu sunblock beli di apotik, enak dipakenya. Yaudah aku cobain, eh ternyata beneran, mandi matahari di laut selama 3 hari itu, kulitku baik-baik aja. Biasanya kan ngelopek-ngelopek, perih, dan jadi putih-putih kayak panu gitu. Ini enggak, biasa aja kayak nggak abis panas-panasan. Parasol, di kulitku, beneran top markotop endos jelantos sip markisip. Bentuknya cream padat, tapi gampang banget ratanya. Kayak yang sekali oles langsung ngeblend gitu, nggak bikin putih-putih atau apa. Cepet meresap dan gak lengket sedikitpun. Teksturnya lembut, jadi di kulit nyaman dan enak. Dia ada dua jenis, satu yang kemasan ungu, satu lagi ore...