Skip to main content

Selamat Ya, Kalian Dapat Voucher Menginap Gratis di Amaris Hotel Pancoran!


Woh, gak nyangka juga, ternyata banyak yang pengin yah nginep gratis di Amaris Hotel Pancoran. Tercatat 79 komentar di postingan mini giveaway aku, dari yang serius, serius bener, sampe serius kengaco-ngacoan.

Seperti biasa, setiap giveaway yang aku helat, pemenang pasti ditentukan oleh Silviana. Blogger asal Malang yang sekarang lagi mengadu nasib di Batam. Dia tuh udah kayak partner istimewa blog aku, saban aku gelar hajatan digital, pasti dengan sukarela bantuin. Dan bantunya tuh beneran ikhlas, enggak ada tengadah tangan apalagi kedip-kedip minta honor. Anaknya memang tulus banget sih, baik dan pengertian. Pengertian kalau aku gak mungkin punya dana buat kasih honor. Hahahahaha


Ada satu postingan dia yang nancep banget buat aku secara pribadi, tentang merantau dan menciptakan rindu. Selama ini, aku sering banget menyesal memutuskan merantau 8 tahun yang lalu. Kalau sekarang aku masih di Depok, sama Papa, pasti semuanya lebih menyenangkan. Pasti aku akan jadi anak ibukota yang heits abes. Pasti aku gak perlu menangis setiap lebaran. Pasti aku lebih bahagia karena setiap hari ada di rumah.

Tapi setelah tulisan Silvi itu, aku sadar. Karena merantaulah aku jadi lebih mencintai Papa dan Mama, omelan-omelan yang dulu terdengar menyebalkan sekarang sangat aku rindukan. Garis-garis tua di wajah Papa yang dulu aku abaikan, sekarang jadi alarm untuk aku kerja keras dan pulang bawa keberhasilan. Berkat meninggalkan rumah, aku jadi belajar bahwa dunia betul-betul petualangan dan tak punya tempat untuk mereka yang memble. 

Dan karena merantau, aku akhirnya tau kalau menginap di Amaris Hotel Pancoran itu asyik dan menyenangkan. Hahahahaha Baiklah, ini dia dua orang yang dapat voucher menginap gratis dari aku:

Lia Lathifa
Siti Mudrikah

Selamat ya! Segeralah kirim alamat sama nomer hape ke pungkyprayitno(at)gmail(dot)com. Aku gak tau alasan Silvi memilih, mungkin karena kasian ibu rumah tangga sekali-kali pengin bebas dari kerja rodi, dan biar anak kos gak rebutan oksigen melulu. Haha

Buat yang belum beruntung, masih mau denger kalimat "Jangan kecewa ya, mungkin akan beruntung di lain waktu" gak? Enggak yah, klise yah? Yaudahlah, asal jangan bosen aja ngerusuh di blog aku yes. Bakal bagi-bagi hadiah lagi dalam waktu dekat. Papapaw!

Comments

Popular posts from this blog

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3

Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi? Seri yang aku bahas kali ini adalah ZE552KL . Ini nih, 7 alasan kenapa aku jatuh hati sama ASUS Zenfone 3: 1. Kaca Belakang yang Berkilau Bukan, bukan kaca belakang buat atret, lukata angkot. Jadi, case bagian belakang ASUS Zenfone 3 ini terbuat dari crystal glass . Dan kalau kena cahaya, asli, dia berkilau! Beberapa orang nggak suka sama hal ini karena bikin cepat kotor. Karena sidik jari apalagi saat tangan berkeringat, pasti nempel dan meninggalkan kesan dekil. Tapi aku mah suka banget. Karena kalau lagi selfie siang bo...

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan

Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay , jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame , adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih? Kayak gini nih: Akrab dong ya dengan gaya flatlay semacam ini? Itulah yang kumaksud, dan itulah yang aku sebut keluar-keluar berantakan. Semoga tidak ada flatlay master yang membaca ini dan menceburkanku ke selokan terdekat. Amin. Sekarang, aku mau kasih tips membuat foto flatlay keluar-keluar berantakan. Cekidotcus! 1. Ukuran Tas vs Ukuran Benda Flatlay gaya ini biasanya menggunakan tas atau pouch, sebagai pemanis objek utama dalam foto. Nah, hal penting yang harus diperhatikan, adalah ukuran mereka sebagai pasangan objek. Tas dan benda yang ke...

Review: Parasol Face Sunscreen Cream, Cinta Matiku!

Kalau ngomongin sunblock (sunblock sama sunscreen apa bedanya sih?), udahlah, nggak ada yang bisa mengalahkan Parasol di hatiku. Baik yang ungu maupun yang oren, yang mana aku nggak tau bedanya apa hahahaha dua-duanya favorit, cinta matiku. Bagi seorang Pungky, pantang panas-panasan sebelum oles Parasol! Pertama kali tau waktu di Phuket, Ifa yang bawa. Dia bilang, itu sunblock beli di apotik, enak dipakenya. Yaudah aku cobain, eh ternyata beneran, mandi matahari di laut selama 3 hari itu, kulitku baik-baik aja. Biasanya kan ngelopek-ngelopek, perih, dan jadi putih-putih kayak panu gitu. Ini enggak, biasa aja kayak nggak abis panas-panasan. Parasol, di kulitku, beneran top markotop endos jelantos sip markisip. Bentuknya cream padat, tapi gampang banget ratanya. Kayak yang sekali oles langsung ngeblend gitu, nggak bikin putih-putih atau apa. Cepet meresap dan gak lengket sedikitpun. Teksturnya lembut, jadi di kulit nyaman dan enak. Dia ada dua jenis, satu yang kemasan ungu, satu lagi ore...