Skip to main content

Sahabat Kulit Saat Traveling


Banyak yang bilang, perempuan keren itu gak takut matahari. Gak takut hitam. Setuju sih, tapi.. Gak takut matahari bukan berarti bisa panas-panasan seenak dengkul dong, sist? Walaupun kulitku gelap, tapi kalau aktifitas di bawah matahari, aku selalu pakai sunscreen cream. Bukan soal takut gak takut hitam, tapi yakali deh panas-panasan tanpa pelindung. Itu kulit bukan bokong panci.

Bulan ini, aku dapat freebies dari Sociolla yang salah satunya adalah Vitacreme B12 Day Cream Sun Protection *namanya panjang bener*. Sebenernya dia ini day cream, tapi dengan sun protection yang sangat tinggi. Jadi aku lebih sreg menyebutnya sebagai sunacreen. Dan dalam dua kali penggunaan, sunscreen satu ini langsung jadi kesukaan aku banget. Pantang panas-panasan tanpa bawa dese sekarang mah :D

Kemasannya warna oranye-putih khas kemasan produk untuk main matahari. Berupa tube 50ml yang mungil dan enak digenggam. Bisa nyempil di tas, tanpa menuh-menuhin tempat. Mblo.. sunscreen aja enak digenggam.

Teksturnya cream kental. Tapi sangat gampang di blend dan gak meninggalkan sisa putih-putih di kulit. Aku tuh sebel banget sama sunscreen yang susah diatur, macam mantan aja. Nah Vitacreme ini istimewa, langsung meresap dalam sekali sresep. 


((( SRESEP )))


Hasilnya di kulit agak 'basah', jadi kalau pakai di wajah, harus diset bedak. Dan setelah dipakai lama, kulitku jadi berminyak biangeeet. Mungkin beda orang akan beda hasil ya, tapi kalau aku kurang cocok pakai di wajah. Buat wajah, aku tetap pakai sunscreen ku yang dulu. Semacam kaum susah move on gitu lah.

Jadi biasanya Vitacreme B12 Day Cream Sun Protection ini aku pakai buat tangan dan kaki. Sukaaaa banget, karena gak lengket sama sekali walaupun kena keringet. Tahan lama dan hasilnya betul betul oke. 

Kemarin, Vitacreme ini aku pakai di Surbaya. Tau gak rasanya liat mantan mesra-mesraan sama pacar baru yang lebih cakep dari kita? Nah, Surabaya kemarin lebih panas dari itu. Mataharinya sampai kerasa nusuk nusuk di kulit. Aku pakai selama 2 hari, sehari dua kali untuk full panas-panasan seharian.

Mukaku gosong parah, bahkan sampai iritasi dan ngelopek saking kepanasannya. Nah, tangan sama kakiku enggak lhooo.. Warnanya gak berubah dan gak iritasi. Waw! Jadi bisa aku simpulkan kalau Vitacreme ini sangat sangat sangat oke untuk menjaga kulit dari matahari. Cocok banget untuk dipakai sehari-hari.

Sekarang badanku kayak zebra cross, belang gak karu-karuan. Tangan kaki licin dan bening kayak putri salju, muka gosong kayak dapur umum. Bahahaha Sayangnya Vitacreme ini bikin mukaku berminyak banget, andai enggak, bisa aku pakai buat muka sekalian. huhuhu

Oiya, ada beberapa sunscreen yang kacau kalau kena air, jadi putih dan menggumpal di kulit. Si Vitacreme enggak, tetap bagus dan bermanfaat. Asal kesiramnya air biasa ya, bukan air panas apalagi air ketuban. Yakali.

Perlindungannya sudah UVA dan UVB dengan SPF30+++. Mengandung vitamin B12, anti aging dan moisturizer. Lengkap lah itungannya untuk ukuran sunscreen. Waterproof pula.

Si oren ini umurnya belom ada sebulan, tapi udah mau abis. Saking seringnya aku pakai karena asli enak banget di kulit. Buat main ke curug atau pantai, cocok banget lah. Gak lagi takut iritasi apalagi belang blentong. Betul-betul sahabat kulit saat traveling.

Jakarta, 29 April sambil golar goler, 2016

Bisa dibeli di Sociolla. Jangan lupa pakai voucher PUNGKY50 saat check out biar dapat potongan 50ribu. Ahiw.

Comments

Popular posts from this blog

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan

Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay , jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame , adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih? Kayak gini nih: Akrab dong ya dengan gaya flatlay semacam ini? Itulah yang kumaksud, dan itulah yang aku sebut keluar-keluar berantakan. Semoga tidak ada flatlay master yang membaca ini dan menceburkanku ke selokan terdekat. Amin. Sekarang, aku mau kasih tips membuat foto flatlay keluar-keluar berantakan. Cekidotcus! 1. Ukuran Tas vs Ukuran Benda Flatlay gaya ini biasanya menggunakan tas atau pouch, sebagai pemanis objek utama dalam foto. Nah, hal penting yang harus diperhatikan, adalah ukuran mereka sebagai pasangan objek. Tas dan benda yang ke...

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3

Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi? Seri yang aku bahas kali ini adalah ZE552KL . Ini nih, 7 alasan kenapa aku jatuh hati sama ASUS Zenfone 3: 1. Kaca Belakang yang Berkilau Bukan, bukan kaca belakang buat atret, lukata angkot. Jadi, case bagian belakang ASUS Zenfone 3 ini terbuat dari crystal glass . Dan kalau kena cahaya, asli, dia berkilau! Beberapa orang nggak suka sama hal ini karena bikin cepat kotor. Karena sidik jari apalagi saat tangan berkeringat, pasti nempel dan meninggalkan kesan dekil. Tapi aku mah suka banget. Karena kalau lagi selfie siang bo...

Review: Parasol Face Sunscreen Cream, Cinta Matiku!

Kalau ngomongin sunblock (sunblock sama sunscreen apa bedanya sih?), udahlah, nggak ada yang bisa mengalahkan Parasol di hatiku. Baik yang ungu maupun yang oren, yang mana aku nggak tau bedanya apa hahahaha dua-duanya favorit, cinta matiku. Bagi seorang Pungky, pantang panas-panasan sebelum oles Parasol! Pertama kali tau waktu di Phuket, Ifa yang bawa. Dia bilang, itu sunblock beli di apotik, enak dipakenya. Yaudah aku cobain, eh ternyata beneran, mandi matahari di laut selama 3 hari itu, kulitku baik-baik aja. Biasanya kan ngelopek-ngelopek, perih, dan jadi putih-putih kayak panu gitu. Ini enggak, biasa aja kayak nggak abis panas-panasan. Parasol, di kulitku, beneran top markotop endos jelantos sip markisip. Bentuknya cream padat, tapi gampang banget ratanya. Kayak yang sekali oles langsung ngeblend gitu, nggak bikin putih-putih atau apa. Cepet meresap dan gak lengket sedikitpun. Teksturnya lembut, jadi di kulit nyaman dan enak. Dia ada dua jenis, satu yang kemasan ungu, satu lagi ore...