Skip to main content

Suamiku, Beliin Smartphone Ini Dong, Please..

Pic courtesy of Asus.com
Entahlah, setiap punya keinginan dan aku tulis di blog, gak lama keinginan itu bakal terwujud. Waktu aku nulis tentang action cam, gak lama setelahnya aku menang lomba berhadiah uang tunai banyak yang cukup untuk beli kamera baru. Walaupun bukan plek action cam, tapi aku tau Gusti menjawab.

Trus ketagihan, nyogok Gusti pakai blog post. Mungkin karena banyak yang mengaminkan ya, jadi semakin didengar. Sekarang aku lagi pengin ASUS Zenfone Max, jadi aku tulis di blog! Hahahaha Tuhan kok disogok, tapi yaudah sih biarin, ayo dong pada amin! xD


Tadinya aku pengin banget punya Asus Zenfone 2 Laser. Soalnya waktu itu aku diundang ke Zenfestival dan smartphone ini lagi launching. Aku sempet coba-coba beberapa fiturnya, sempet selfie pakai kamera depannya, dan naksir berat! Apalagi ada pertunjukan dari Asus yang menggunakan Zenfone 2 laser ini jadi talenan. Talenan beneran! Buat alas motong-motong bawang dan layarnya gak apa-apa. Pulang dari Zenfestival, aku ngerengek ke suami minta beliin. Ahahahaha

Tentang Asus Zenfone 2 Laser pernah aku tulis di sini: Sensasi Foto Profesional dengan Zenfone 2 Laser. 

Mbak.....

Nah, tiba-tiba, aku baca di sosmednya Asus kalau mereka baru mengeluarkan produk lagi. Asus Zenfone Max, dan udah masuk Indonesia. Waktu itu aku masih kekeuh pengen Zenfone 2 Laser, tapi pas baca-baca speknya, fix pindah ke lain hati. AKU MAU ZENFONE MAX!

*labil*

Kenapa pindah? Soalnya hal yang bikin aku jatuh cinta dan mengidam-idamkan Zenfone 2 Laser adalah kecepatan kameranya. Auto-fokusnya 0,03 detik saja, sodara-sodara.. Dan apperturenya sampai F/2.0. Dengan resolusi kamera 13 megapixel, ini sangat sangat bikin aku ngiler. Eh terus Zenfone Max spek kameranya persis sama Zenfone 2 Laser, dengan beberapa kelebihan lain yang bikin aku ngeces. Yaudahlah, fix, pindah. Gak jadi pengin Zenfone 2 Laser. Hahahaha Murahan bener hati akoh. 
Ini Zenfone 2 Laser waktu launching.
Kelebihannya, Zenfone Max punya daya baterai 5.000mAh! Wow. Bahkan ada beberapa artikel yang bilang, kalau dalam kondisi tertentu, dia bisa tahan nyala sampai 38 jam! Bayangkaaaan, smartphone kuat nyala tiga puluh delapan jam! Gile lu ndro...

Kalau kalian nanya, itu smartphone apa powerbank dayanya gede bener? Jawabannya adalah dua-duanya. Jadi bisa dicolokin ke smartphone lain, trus ngisi baterai yang lain itu. Inovasi yang ... entahlah harus bilang apa, buat baterai sendiri aja kadang riweuh bawa-bawa powerbank, kok ya ini ada smartphone bisa sekalian powerbank. Apa ndak ngiler ngiler aku liatnya :')

Layarnya sekuat punya Zenfone 2 Laser, gorilla glass 4 yang mana bisa dipakai buat talenan saat kepepet. Ramnya 2 Gb, cukup untuk setan aplikasi kayak aku. 4G LTE, dual sim card (YES!), android Lollipop upgradable to Marshmallow, 16gb device storage, micro sd up to 128gb dan dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 410 quad core 64-bit 1,2GHz. Apalagi yang kurang? Ini udah lebih dari cukup!

Suamiku sayang.. 
Yang paling ganteng sedunia, yang baiknya suka gak ketolong, kamu harus tau kalau smartphone yang aku pengin ini harganya terjangkau. Cuma 2,5jutaan di pasaran. Terjangkau kan kan kan? *dari jauh terlihat mamas suami menghela napas dengan berat dan setengah bête* :))

Purwokerto, akhir Maret lagi banyak utang tulisan malah nulis ginian hahahahaha, 2016

Gimana suamiku? Kamu baca ini kan? Kamu masih pengin bobo di kasur kan nanti malem?
Jadi approve dong yah.. Please? :’D

Comments

Popular posts from this blog

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan

Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay , jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame , adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih? Kayak gini nih: Akrab dong ya dengan gaya flatlay semacam ini? Itulah yang kumaksud, dan itulah yang aku sebut keluar-keluar berantakan. Semoga tidak ada flatlay master yang membaca ini dan menceburkanku ke selokan terdekat. Amin. Sekarang, aku mau kasih tips membuat foto flatlay keluar-keluar berantakan. Cekidotcus! 1. Ukuran Tas vs Ukuran Benda Flatlay gaya ini biasanya menggunakan tas atau pouch, sebagai pemanis objek utama dalam foto. Nah, hal penting yang harus diperhatikan, adalah ukuran mereka sebagai pasangan objek. Tas dan benda yang ke...

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3

Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi? Seri yang aku bahas kali ini adalah ZE552KL . Ini nih, 7 alasan kenapa aku jatuh hati sama ASUS Zenfone 3: 1. Kaca Belakang yang Berkilau Bukan, bukan kaca belakang buat atret, lukata angkot. Jadi, case bagian belakang ASUS Zenfone 3 ini terbuat dari crystal glass . Dan kalau kena cahaya, asli, dia berkilau! Beberapa orang nggak suka sama hal ini karena bikin cepat kotor. Karena sidik jari apalagi saat tangan berkeringat, pasti nempel dan meninggalkan kesan dekil. Tapi aku mah suka banget. Karena kalau lagi selfie siang bo...

Review: Parasol Face Sunscreen Cream, Cinta Matiku!

Kalau ngomongin sunblock (sunblock sama sunscreen apa bedanya sih?), udahlah, nggak ada yang bisa mengalahkan Parasol di hatiku. Baik yang ungu maupun yang oren, yang mana aku nggak tau bedanya apa hahahaha dua-duanya favorit, cinta matiku. Bagi seorang Pungky, pantang panas-panasan sebelum oles Parasol! Pertama kali tau waktu di Phuket, Ifa yang bawa. Dia bilang, itu sunblock beli di apotik, enak dipakenya. Yaudah aku cobain, eh ternyata beneran, mandi matahari di laut selama 3 hari itu, kulitku baik-baik aja. Biasanya kan ngelopek-ngelopek, perih, dan jadi putih-putih kayak panu gitu. Ini enggak, biasa aja kayak nggak abis panas-panasan. Parasol, di kulitku, beneran top markotop endos jelantos sip markisip. Bentuknya cream padat, tapi gampang banget ratanya. Kayak yang sekali oles langsung ngeblend gitu, nggak bikin putih-putih atau apa. Cepet meresap dan gak lengket sedikitpun. Teksturnya lembut, jadi di kulit nyaman dan enak. Dia ada dua jenis, satu yang kemasan ungu, satu lagi ore...