Skip to main content

Ini Nih Situs Booking Hotel yang Murah dan Menyenangkan!


Pernah denger nama Nurul Noe? Seorang travel blogger yang menggiati backpacking with children. Mbak Noe itu selain blogger, juga ibu rumah tangga yang kompor banget soal traveling. Dia travel guru aku, dan asli, kalau udah cerita tentang jalan-jalan, minta dibekep. Soalnya sangat racun dan kompor. Apalagi aku mah anaknya gampang kemakan omongan orang, jadi sering kena racun jalan-jalannya doi. HFFT.

Beberapa hari lalu, aku ada undangan acara di Jakarta dan harus menginap di hotel. Seperti biasa, aku pasti buka situs booking hotel langganan, dan cari-cari hotel sesuai keuanganku. Teruuus, enggak tau kenapa kok inget sama mbak Noe. Dia pernah nulis tentang misteraladin.com di blognya, situs booking hotel yang dia sebut-sebut mudah dan murah.

Selalu begitu kalau hal-hal yang berkaitan dengan jalan-jalan, aku pasti ingetnya beliau dan ikut aja gitu apaan aja yang dia saranin -_-


Makanya siang itu meluncurlah aku ke misteraladin.com. Dan sukses menyelesaikan proses order 1 kamar hotel sampai bayar. Padahal, sebelumnya udah booking di web langganan dan tinggal transfer. Tapi kompor adalah kompor, mbak Noe gak pernah meleset kalau kasih referensi, misteraladin.com sukses mencuri perhatianku, dan satu order aku selesaikan. Nyeh.

Secara umum sih sama ya, cuma situs booking hotel yang tampilannya begitu-begitu aja. Kalau kasat mata, enggak ada bedanya sama tempat lain yang isinya promo-promo ngehe soal hotel dan tiket pesawat. TAPI, aku langsung tenggelam di sana waktu liat harga hotel yang aku tuju, jauh lebih murah dari dua web sejenis yang aku buka sebelumnya.

Ya, gak jauh-jauh amat sih, beda 80ribu. Tapi untuk sebuah kamar hotel, selisih harga segitu menurutku sangat sangat mencuri perhatian. Eeeh, ternyata kamarnya enggak bisa dipesan. Aku klik berkali-kali, si web gak menunjukan reaksi apa-apa. Sempet ngerasa ditipu, panteslah harganya murah banget, wong bohong. Dipesen aja gak bisa.

Tapi namanya Pungky, murah adalah sesuatu yang harus diperjuangkan sampai titik penghabisan. Kebetulan di pojok kanan bawah ada chat box yang bisa menghubungkan kita dengan customer service-nya. Delapan puluh ribu ku, kuserahkan perjuangan ini padamu. Aku chat aja tanpa ba bi bu, "Ini kok kamar blablabla hotel blabla, engga bisa diklik ya? Saya mau pesan". Sok jutek, banget. Soalnya ngerasa ditipu.

Si customer service, yang memperkenalkan diri sebagai Ita (Entah nama sebenernya atau bukan, biarlah misteraladin dan Gusti yang tau). Meminta aku meninggalkan nomer hape karena nanti akan dihubungi. APALUKATA. Karena siang itu aku merasa buru-buru si hotel dibutuhkan besok, aku ninggalin nomer hape, tapi lalu langsung tutup webnya.

Nah, pas lagi buka-buka web lain untuk booking hotel yang sama, yang harganya lebih mahal lapan puluh rebu, eh ada telepon dari 021! Pas aku angkat, katanya dari Ita, customer service misteraladin.com yang kita tak pernah tau apakah itu nama sebenarnya atau bukan. Dia kasih tau, kalau kamar hotel yang aku inginkan sudah bisa diklik dan dipesan. Seriusan ini ampe ditelepon segala? Untuk sebuah order satu kamar??

Aku balik ke misteraladin.com dan mengecek apa kata mbak Ita-yang masih tak pernah kita tau namanya asli atau samaran. Menuju kamar hotel yang aku mau tadi dan klik 'Pesan'. BISA!!! Woohoo! Seneng? Buanget. Untuk orang kayak aku, bisa dapat hotel lebih murah 80ribu dari harga asli adalah prestasi yang harus dibahas-bahas terus. Hahahahaha


Selesai proses order, aku dapat email konfirmasi pesanan. Dan langsung sebel, karena misteraladin.com kasih waktu transfer gak sampai satu jam dari waktu pemesanan. Ebuset, dikata gue teteh-teteh tukang jus jam istirahat sekolah, apa-apanya bisa selesai kurang dari sejam. Tapi aku mah gigih, jadi walaupun harus ke atm dulu dan memakan waktu lebih dari seharusnya, aku tetap transfer.

Selesai transfer, aku konfirmasi pembayaran, terus udah. Enggak ada pemberitahuan apa-apa lagi dari sana. Hahahahaha Angus nih cuma gara-gara telat transfer? Sempet nyalahin diri sendiri kenapa ke atm aja harus selama itu, tapi lalu aku ingat mbak-mbak yang entah nama sebenernya atau bukan. Mbak Ita, sang customer service yang mungkin jauh di sana, dia lagi bete kenapa aku recok terus. Muahahahha

Aku bilang baik-baik (kali ini udah gak jutek, alhamdulillah), kalau aku sudah transfer namun lewat dari waktu yang ditentukan. Kata si mbak, kirim aja bukti transfernya via email, nanti akan dia bantu. Aku kirimlah via email ... dan tadaaa! Gak sampai setengah jam sejak bukti transfer aku kirim, voucher hotel aku mendarat dengan mulus ke email. Yay! Dapat hotel murah!

Sumpah ya, aku langsung menjadikan misteraladin.com sebagai tempat boking hotel favoritku. Karena harganya terbukti lebih murah dari yang lain dan customer service-nya juara banget. Mbak Ita-atau siapapun nama aslinya-aku padamu! Sungguh padamu.

Semua karena mbak Noe, si racun bin kompor yang sarannya selalu aku telan mentah-mentah. Ibarat lagu, ini tuh benci tapi cinta. Enggak suka diracunin tapi terus aja telen bulet-bulet. Makasih ya, pernah nulis tentang misteraladin. Kalau kita ketemu, aku mau nraktir dirimu makan apapun seharga maksimal 80ribu. Karena berkat dirimulah uangku sejumlah itu selamat. Nyahahahaha muah!


Purwokerto, awal Maret yang keteteran, 2016

This is NOT a sponsored post, fyi. Murni kebahagiaan aku menjadi pengakses misteraladin.com. Papapaw!

Comments

Popular posts from this blog

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan

Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay , jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame , adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih? Kayak gini nih: Akrab dong ya dengan gaya flatlay semacam ini? Itulah yang kumaksud, dan itulah yang aku sebut keluar-keluar berantakan. Semoga tidak ada flatlay master yang membaca ini dan menceburkanku ke selokan terdekat. Amin. Sekarang, aku mau kasih tips membuat foto flatlay keluar-keluar berantakan. Cekidotcus! 1. Ukuran Tas vs Ukuran Benda Flatlay gaya ini biasanya menggunakan tas atau pouch, sebagai pemanis objek utama dalam foto. Nah, hal penting yang harus diperhatikan, adalah ukuran mereka sebagai pasangan objek. Tas dan benda yang ke...

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3

Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi? Seri yang aku bahas kali ini adalah ZE552KL . Ini nih, 7 alasan kenapa aku jatuh hati sama ASUS Zenfone 3: 1. Kaca Belakang yang Berkilau Bukan, bukan kaca belakang buat atret, lukata angkot. Jadi, case bagian belakang ASUS Zenfone 3 ini terbuat dari crystal glass . Dan kalau kena cahaya, asli, dia berkilau! Beberapa orang nggak suka sama hal ini karena bikin cepat kotor. Karena sidik jari apalagi saat tangan berkeringat, pasti nempel dan meninggalkan kesan dekil. Tapi aku mah suka banget. Karena kalau lagi selfie siang bo...

Review: Parasol Face Sunscreen Cream, Cinta Matiku!

Kalau ngomongin sunblock (sunblock sama sunscreen apa bedanya sih?), udahlah, nggak ada yang bisa mengalahkan Parasol di hatiku. Baik yang ungu maupun yang oren, yang mana aku nggak tau bedanya apa hahahaha dua-duanya favorit, cinta matiku. Bagi seorang Pungky, pantang panas-panasan sebelum oles Parasol! Pertama kali tau waktu di Phuket, Ifa yang bawa. Dia bilang, itu sunblock beli di apotik, enak dipakenya. Yaudah aku cobain, eh ternyata beneran, mandi matahari di laut selama 3 hari itu, kulitku baik-baik aja. Biasanya kan ngelopek-ngelopek, perih, dan jadi putih-putih kayak panu gitu. Ini enggak, biasa aja kayak nggak abis panas-panasan. Parasol, di kulitku, beneran top markotop endos jelantos sip markisip. Bentuknya cream padat, tapi gampang banget ratanya. Kayak yang sekali oles langsung ngeblend gitu, nggak bikin putih-putih atau apa. Cepet meresap dan gak lengket sedikitpun. Teksturnya lembut, jadi di kulit nyaman dan enak. Dia ada dua jenis, satu yang kemasan ungu, satu lagi ore...