Skip to main content

Sulamit Kosmetik Sekarang Ada di Moro, Purwokerto


Hah? SULAMIT??

Begitu kira-kira respon pertamaku, waktu dengar kalau di Moro lagi ada pembukaan konter kosmetik baru. Sulamit? Hal yang melintas di kepalaku adalah produk kosmetik untuk remaja yang kemasannya imut imut karena namanya betul-betul terasa asing di telinga. SULAMIT? Aku masih kepo gak udah-udah, sampai akhirnya menyambangi sendiri konter baru itu seminggu yang lalu.


Konter bernuansa pink dan putih itu berdiri manis di lantai dasar pusat perbelanjaan Moro, Purwokerto. Berjajar dengan konter kosmetik lainnya yang sudah lebih dulu eksis di sana. Diresmikan pada tanggal 18 Desember, 2015, Sulamit kini siap menjadi bagian alat tempur perlenongan perempuan Purwokerto dan sekitarnya. Iye, termasuk eyke.


Kalian gak salah baca kok, namanya memang Sulamit. SU-LA-MIT, unik yes? Dia adalah merk kosmetik lokal persembahan PT. Puncak Masa Keemasan Indonesia. Punya banyak variasi produk dengan kualitas oke namun harga terjangkau. Baru dengar? Nyehehehehehe sama. Katanya sih, Sulamit ini sebenarnya udah ada lama, cuma aja baru sekarang-sekarang ini aktif buka konter dimana-mana. Dan beruntung banget Purwokerto jadi salah satu yang kecipratan konternya, aku jadi bisa icip-icip duluan dan ngerampok pejwan google. Muahahahahaha *dikepret sendal sebelah kanan*

Produknya cukup variatif, dari mulai lipstick, blush on, bb cream, eyeshadow, eyeliner, mascara, loose powder, two way cake, sampai ranah perawatan kulit seperti day cream, night cream dan facial wash. Semuanya bernuansa pink, putih dan sedikit sentuhan hitam untuk produk eye makeup. Favoritku adalah eyeliner-nya, karena enaaaaak banget dipakai. Penasaraaaan? xD 

Produknya aman? AMAN! Kalian bisa cek sendiri di web bpom, seluruh produk Sulamit terdaftar di sana. Pun dengan halalnya, semua produk sudah memiliki sertifikat MUI. Plussss, produk ini sudah ditulis di blognya Pungky, jadi pasti rekomendid. Muihihihihi *dikepret sendal sebelah kiri*


Purwokerto, 28 Desember 2015

Pulang dari konter, aku merampok beberapa produknya: eyeliner, mascara, night cream, milk cleanser dan lipstick pastinyaaaa. Reviewnya menyusul segera, makanya pantengin blog akoh terus! 
*lalu modus*


Comments

Popular posts from this blog

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3

Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi? Seri yang aku bahas kali ini adalah ZE552KL . Ini nih, 7 alasan kenapa aku jatuh hati sama ASUS Zenfone 3: 1. Kaca Belakang yang Berkilau Bukan, bukan kaca belakang buat atret, lukata angkot. Jadi, case bagian belakang ASUS Zenfone 3 ini terbuat dari crystal glass . Dan kalau kena cahaya, asli, dia berkilau! Beberapa orang nggak suka sama hal ini karena bikin cepat kotor. Karena sidik jari apalagi saat tangan berkeringat, pasti nempel dan meninggalkan kesan dekil. Tapi aku mah suka banget. Karena kalau lagi selfie siang bo...

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan

Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay , jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame , adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih? Kayak gini nih: Akrab dong ya dengan gaya flatlay semacam ini? Itulah yang kumaksud, dan itulah yang aku sebut keluar-keluar berantakan. Semoga tidak ada flatlay master yang membaca ini dan menceburkanku ke selokan terdekat. Amin. Sekarang, aku mau kasih tips membuat foto flatlay keluar-keluar berantakan. Cekidotcus! 1. Ukuran Tas vs Ukuran Benda Flatlay gaya ini biasanya menggunakan tas atau pouch, sebagai pemanis objek utama dalam foto. Nah, hal penting yang harus diperhatikan, adalah ukuran mereka sebagai pasangan objek. Tas dan benda yang ke...

Review: Parasol Face Sunscreen Cream, Cinta Matiku!

Kalau ngomongin sunblock (sunblock sama sunscreen apa bedanya sih?), udahlah, nggak ada yang bisa mengalahkan Parasol di hatiku. Baik yang ungu maupun yang oren, yang mana aku nggak tau bedanya apa hahahaha dua-duanya favorit, cinta matiku. Bagi seorang Pungky, pantang panas-panasan sebelum oles Parasol! Pertama kali tau waktu di Phuket, Ifa yang bawa. Dia bilang, itu sunblock beli di apotik, enak dipakenya. Yaudah aku cobain, eh ternyata beneran, mandi matahari di laut selama 3 hari itu, kulitku baik-baik aja. Biasanya kan ngelopek-ngelopek, perih, dan jadi putih-putih kayak panu gitu. Ini enggak, biasa aja kayak nggak abis panas-panasan. Parasol, di kulitku, beneran top markotop endos jelantos sip markisip. Bentuknya cream padat, tapi gampang banget ratanya. Kayak yang sekali oles langsung ngeblend gitu, nggak bikin putih-putih atau apa. Cepet meresap dan gak lengket sedikitpun. Teksturnya lembut, jadi di kulit nyaman dan enak. Dia ada dua jenis, satu yang kemasan ungu, satu lagi ore...