Skip to main content

Mandi Senja di D'Oria


Waktu menunjukan pukul 5 sore, saat kami tiba di D'Oria Boutique Resort. Hari ke-4 perjalanan Travel Writers Gathering 2015, seluruh peserta diajak bermalam di tepi Senggigi, Lombok. Sebuah penginapan yang tak hanya menawarkan kenyamanan, tapi juga sukses menyambut kami dengan syahdunya senja Nusa Tenggara Barat. Ibarat sinetron Ganteng-Ganteng Serigala, penginapan ini adalah perpaduan romantis Aliando dan Prilly. Bikin pengen teriak takjub: OEMJI!!!

***



D'Oria Boutique Resort menawarkan sensasi bobok bareng alam. Mereka menghadirkan suasana cottage yang dibagi dalam 4 nuansa: bamboo, ratan, stone dan coconut. Semuanya bener-bener berasa aslinya, karena nuansa di setiap kamar didesain sangat hidup dan hangat. Tapi untung enggak kepikiran bikin nuansa yang lebih hidup lagi ya, piara tarzan misalnya.


Fasilitas setiap kamar lengkap bingits, dari mulai perintilan kamar mandi, air mineral, colokan banyak, kaca segede gaban (keliatan dari ujung ketombe sampe ujung kaki), mini fridge, free wi-fi, mini bar, dan sepiring buah-buahan segar.

Walaupun gak terlalu luas, tapi kamarnya boleh dibilang sangat nyaman buat istirahat atau sekedar golar goler lenjeh. Kasurnya pun empuk dan enak buat njot-njotan (eh, gimana?). Satu hal yang agak mengganggu buat aku, cahaya lampu tidur nya oranye hangat dan semi remang-remang. Jadi kalau mau selfie-selfie alay, harus nunggu siang pakai cahaya matahari biar bagus. Hahahahaha ini penting banget. Neeexxt!


D'Oria Boutique Resort juga dilengkapi dengan restoran yang makanannya enak-enak. d'Waroeng Sunset namanya. Menu Nasi Bogemnya, deuh, wajib banget dicoba sama semua orang. Segumpal nasi panas yang dibungkus daun pisang, ditengahnya, ada olahan ikan tuna yang rasanya pedas pedas mantap. Sayang yah blog itu cuma bisa berbagi tulisan, coba kalau bisa berbagai rasa, udah pasti kalian aku kasih icip sedapnya Nasi Bogem ini.


Tempat paling mewah di D'Oria Boutique Resort adalah... kamar mandi. Muahahaha sumfah, aku sampai bikin sesi pemotretan ala ala di kamar mandinya (dari kampung mane, buk?). Desain interiornya cakep bangat, kakaaaa. Apalagi cottage yang stone, ada batu besar di dalam kamar mandi yang sebenernya mirip rumah si buta dari goa hantu, tapi buatku itu keren dan sukses membawa nuansa alam. Mandinya jadi betah lama-lama, soalnya kamar mandinya asik. 


Kalau sudah puas mandi beneran, di sini kamu juga bisa mandi senja. Iya, matahari tenggelam. D'Oria Boutique Resort berada di tepi Senggigi, untuk bisa melihat mata dewa dengan semburat oranye dan jingga, kamu hanya butuh satu hal: keluar kamar. Senja laut Nusa Tenggara Barat dengan segala keindahannya, bisa kamu nikmati di depan kamar persis.
 
Lokasi D'Oria Boutique Resort ada di Jalan Raya Senggigi, Lendang Luar, Lombok. Ke Mataram, hanya butuh waktu sekitar 30 menit dengan kendaraan roda empat. Kalau jalan kaki, aku enggak tau soalnya enggak nyoba. Maaf yha. Ke pusat keramaian Senggigi, cukup 10 menit aja. Kalau ke rumahku, sekitar 5 menit, naik buroq.


Purwokerto, 26 Desember 2015

Kapan ke Lombok? Pastikan kamu menjajal asiknya mandi senja di D'Oria, ya! ;)

Comments

Popular posts from this blog

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3

Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi? Seri yang aku bahas kali ini adalah ZE552KL . Ini nih, 7 alasan kenapa aku jatuh hati sama ASUS Zenfone 3: 1. Kaca Belakang yang Berkilau Bukan, bukan kaca belakang buat atret, lukata angkot. Jadi, case bagian belakang ASUS Zenfone 3 ini terbuat dari crystal glass . Dan kalau kena cahaya, asli, dia berkilau! Beberapa orang nggak suka sama hal ini karena bikin cepat kotor. Karena sidik jari apalagi saat tangan berkeringat, pasti nempel dan meninggalkan kesan dekil. Tapi aku mah suka banget. Karena kalau lagi selfie siang bo...

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan

Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay , jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame , adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih? Kayak gini nih: Akrab dong ya dengan gaya flatlay semacam ini? Itulah yang kumaksud, dan itulah yang aku sebut keluar-keluar berantakan. Semoga tidak ada flatlay master yang membaca ini dan menceburkanku ke selokan terdekat. Amin. Sekarang, aku mau kasih tips membuat foto flatlay keluar-keluar berantakan. Cekidotcus! 1. Ukuran Tas vs Ukuran Benda Flatlay gaya ini biasanya menggunakan tas atau pouch, sebagai pemanis objek utama dalam foto. Nah, hal penting yang harus diperhatikan, adalah ukuran mereka sebagai pasangan objek. Tas dan benda yang ke...

Review: Parasol Face Sunscreen Cream, Cinta Matiku!

Kalau ngomongin sunblock (sunblock sama sunscreen apa bedanya sih?), udahlah, nggak ada yang bisa mengalahkan Parasol di hatiku. Baik yang ungu maupun yang oren, yang mana aku nggak tau bedanya apa hahahaha dua-duanya favorit, cinta matiku. Bagi seorang Pungky, pantang panas-panasan sebelum oles Parasol! Pertama kali tau waktu di Phuket, Ifa yang bawa. Dia bilang, itu sunblock beli di apotik, enak dipakenya. Yaudah aku cobain, eh ternyata beneran, mandi matahari di laut selama 3 hari itu, kulitku baik-baik aja. Biasanya kan ngelopek-ngelopek, perih, dan jadi putih-putih kayak panu gitu. Ini enggak, biasa aja kayak nggak abis panas-panasan. Parasol, di kulitku, beneran top markotop endos jelantos sip markisip. Bentuknya cream padat, tapi gampang banget ratanya. Kayak yang sekali oles langsung ngeblend gitu, nggak bikin putih-putih atau apa. Cepet meresap dan gak lengket sedikitpun. Teksturnya lembut, jadi di kulit nyaman dan enak. Dia ada dua jenis, satu yang kemasan ungu, satu lagi ore...