Skip to main content

Galaksi Pungky dan 2015

Banyak banyak banyak banyaaaak banget rejeki dan kebaikan Gusti untuk aku dan Galaksi di tahun 2015 ini, alhamdulillah.. Tahun ini penuh kerja keras, keringat, begadang, pengharapan, dan syukurlah semua berakhir dengan banyak pencapaian. Tahun ini minim drama, sedikit air mata, dan jauh dari duka. Sekali lagi, alhamdulillah..



Dibuka dengan perjalanan gratis ke Bali di bulan Januari, hasil menang lomba blog Adrenaline Rush. Tiga hari dua malam, mencicip sisi lain Bali yang belum tentu bisa aku injak kalau dengan biaya sendiri. Ketemu teman-teman baru yang sukses mengubah pandanganku tentang seleb dunia maya. Ternyata untuk menjadi seperti mereka, bukan modal cengengesan terus tenar. Butuh 'kerja' dalam banyak makna, dan itu jauh dari mudah.

February ku diisi dengan rasa syukur, masih diberi hidup hingga usia perak. Alhamdulillah.. tahun ini, walaupun sedikit, tetap dikasih rejeki sama Gusti buat bagi-bagi. Galaksi Pungky Giveaway 2015, yang biarpun cuma gitu doang, tapi itulah janjiku setiap 14 february. Heu, gayabet.

Bulan Maret, ini wow pisan. Perjuangan 6 tahun 6 bulan jungkir balik kayang nungging nyungsep, berakhir manis. Mahasiswi abadi yang diprediksi bakal didepak baik-baik dari kampus, akhirnya SARJANA CUUUY. Hahahahaha Sekarang, blog ini ditulis sama seorang sarjana ilmu komunikasi, ayo dong keprokin!

Bulan April, enggak ada apa-apa dalam hidup aku. Tiap hari golar goler manja aja di rumah, nunggu diapelin akang Travis. Tapi Galaksi yang lucu ini, enggak sengaja menang lomba blog wisata Jateng yang diadain TravelNBlog, juara 5. Alhamdulillah.. jarang-jarang blog aku bisa jebol lomba blog tentang wisata, perjalanan, atau sejenisnya. Jadi bulan ini bisa disimpulkan, diisi dengan golar goler berprestasi. Aaaak.

Mei, fix enggak ada apa-apa. Bulan ini fuuuuulll sama golar goler mager. Oke sip skip!

Eternyata golar goler mager malah bikin aku ketiban rejeki raaar beyasah. Awal Juni, blog ini membawaku ke Putrajaya, Malaysia. Dipilih mbak Anaz, untuk ikut menghadiri acara Sepetang Bersama Blogger 2015. Kopdar blogger ter-akbarnya negeri jiran. Ketemu temen-temen blogger yang cihunya kebangetan, meluberi aku dengan ilmu soal blogging yang sebenernya biasa aja, tapi buat aku wah karena aku gaptek terselubung.

Bulan July, di aku nya lagi lagi enggak ada apa-apa, tapi Galaksi ini kembali meraih prestasi ihiy. Pertama kalinya, blog aku menang lomba blog bertema beauty. Juara satu lho.. JUARA SATU. Mengalahkan seabrek beauty blogger yang udah malang melintang pakuwel kuwel di dunia kecantikan. Bangga? YAKALI KAGA xD

Agustus, sepi job, sepi prestasi. Tapi Indonesia merayakan kemerdekaan dan itu termasuk hari besar bagi aku. Oke, ini bohong.

Bersepi-sepi dahulu, piknik-piknik kemudian. Bulan September aku menang lomba menulis berhadiah jalan-jalan gratis ke Phuket, Thailand. Wuii, ini jadi pengalaman TER TER tahun ini. Ter-norak, ter-lebay, ter-drama, ter-indah, dan ter-banyak like nya di facebook. Muahahahaha neeeext!


Oiya, akhir September sempat mengukir prestasi lagi. Blog ini menang lomba review aplikasi haji dan umroh. Iya ini gak salah nulis, APLIKASI HAJI DAN UMROH. Alhamdulillah yah.. ternyata aku beneran anak solehah :') *kubet sorban* *kecekek*

Oktober, dapat pengalaman yang buatku we o we be ge te. Ditunjuk untuk jadi ketua panitia daerah, Bloggercamp 2015 kota Purwokerto. Acara blogger berskala nasional yang diselenggarakan serentak di 4 kota. Purwokerto bisa jadi salah satu tuan rumah aja, aku udah merasa norak, ini lagi ditunjuk jadi ketua panitia daerah. Ibarat liga inggris, ini tuh kayak Leicester City yang ijig-ijig bertengger di puncak premiere league setelah kalah mulu. Girangnya semonas-monas.

Menjelang tutup tahun, Gusti lagi lagi kasih kejutan. Sebuah doa yang aku rapalkan di Phuket bulan September, dikabulkan langsung sebulan kemudian. November, aku ikut seleksi Lombok-Sumbawa World Travel Writers Gathering 2015, dan terpilih. Alhamdulillah.. menjadi 1 dari 10 travel writers kece yang berhak atas perjalanan gratis ke Lombok dan Sumbawa selama lima hari empat malam. Ciee gueeee...

Perjalanan gratis ini mempertemukanku dengan para penulis-penulis tangguh. Mereka yang sukses memecut pantatku keras-keras, untuk gak loyo dalam berkarya. Harus tangguh, harus gigih, harus disiplin. Golar-goler manja pelan-pelan akan dihapuskan dari rutinitas harianku. Bangun pagi aja males, mau jadi seleb, Pev? Hih :'(

Dan akhir 2015, aku rencanakan matang-matang untuk istirahat. Menghabiskan satu bulan penuh di rumah sama Baby Nguwil dan suami. Sebagai bayaran setahun ini aku udah kelayapan mulu macam anak gadis. Jadi Desember, direncanakan akan satu bulan bersama rumah.

Rencananya sih begituuuu... Tapikan Gusti suka seneng kasih kejutan, setuja? Desemberku ditutup dengan sangat manis oleh-Nya. Mbak Suzie, teman bloggerku yang dua tahun bareng di grup Embak Ceria, ijig-ijig ngewasap cari blogger yang bersedia berangkat ke Selayar, Sulawesi Selatan. Ada undangan dari dinas pariwisata setempat untuk wisata gratis selama 3 hari 2 malam. Ya begitulah rejeki gak pernah salah alamat,  akhir Desember 2015, aku dan Galaksi berangkat ke Selayar. Di tengah laut Sulawesi Selatan, aku mengatupkan tangan dan berterimakasih pada Gusti atas nikmat setahun ini. 2015 yang sangat sangat sangat menyenangkan.

Tahun ini membuktikan kepadaku, bahwa blog betul-betul sebuah perjalanan sekaligus pemberian. Blog adalah berkah yang gak ada habisnya, rejeki yang gak ada berhentinya, dan hidup yang terus berharmoni pada setiap langkahnya.


Rumah, akhir Desember, 2015

Alhamdulillah.. akhir tahun masih ada yang bisa ditulis-pamer macem begini muahahahaha sampai jumpa tahun depaaaan!

Comments

Popular posts from this blog

7 Alasan Kenapa Aku Jatuh Hati pada ASUS Zenfone 3

Bosen nggak sih liat aku terus-terusan pamer ASUS Zenfone 3 di sosmed? Bhahahaha Ya gimana dong, aku betul-betul jatuh hati smartphone ini. Bahkan gak cuma aku, di rumah, ASUS Zenfone 3 ini jadi primadona. Enggak bisa deh dipakai satu orang dalam waktu yang lama. Kalau seminggu aku pakai, minggu depannya pasti diculik suamiku. Penginnya sih punya satu-satu ya, tapi kan kami enggak kentut duit. Yaudahlah satu aja dipakai berdua. Itu smartphone apa sabun mandi? Seri yang aku bahas kali ini adalah ZE552KL . Ini nih, 7 alasan kenapa aku jatuh hati sama ASUS Zenfone 3: 1. Kaca Belakang yang Berkilau Bukan, bukan kaca belakang buat atret, lukata angkot. Jadi, case bagian belakang ASUS Zenfone 3 ini terbuat dari crystal glass . Dan kalau kena cahaya, asli, dia berkilau! Beberapa orang nggak suka sama hal ini karena bikin cepat kotor. Karena sidik jari apalagi saat tangan berkeringat, pasti nempel dan meninggalkan kesan dekil. Tapi aku mah suka banget. Karena kalau lagi selfie siang bo...

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan

Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay , jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame , adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih? Kayak gini nih: Akrab dong ya dengan gaya flatlay semacam ini? Itulah yang kumaksud, dan itulah yang aku sebut keluar-keluar berantakan. Semoga tidak ada flatlay master yang membaca ini dan menceburkanku ke selokan terdekat. Amin. Sekarang, aku mau kasih tips membuat foto flatlay keluar-keluar berantakan. Cekidotcus! 1. Ukuran Tas vs Ukuran Benda Flatlay gaya ini biasanya menggunakan tas atau pouch, sebagai pemanis objek utama dalam foto. Nah, hal penting yang harus diperhatikan, adalah ukuran mereka sebagai pasangan objek. Tas dan benda yang ke...

Review: Parasol Face Sunscreen Cream, Cinta Matiku!

Kalau ngomongin sunblock (sunblock sama sunscreen apa bedanya sih?), udahlah, nggak ada yang bisa mengalahkan Parasol di hatiku. Baik yang ungu maupun yang oren, yang mana aku nggak tau bedanya apa hahahaha dua-duanya favorit, cinta matiku. Bagi seorang Pungky, pantang panas-panasan sebelum oles Parasol! Pertama kali tau waktu di Phuket, Ifa yang bawa. Dia bilang, itu sunblock beli di apotik, enak dipakenya. Yaudah aku cobain, eh ternyata beneran, mandi matahari di laut selama 3 hari itu, kulitku baik-baik aja. Biasanya kan ngelopek-ngelopek, perih, dan jadi putih-putih kayak panu gitu. Ini enggak, biasa aja kayak nggak abis panas-panasan. Parasol, di kulitku, beneran top markotop endos jelantos sip markisip. Bentuknya cream padat, tapi gampang banget ratanya. Kayak yang sekali oles langsung ngeblend gitu, nggak bikin putih-putih atau apa. Cepet meresap dan gak lengket sedikitpun. Teksturnya lembut, jadi di kulit nyaman dan enak. Dia ada dua jenis, satu yang kemasan ungu, satu lagi ore...